post

Berwisata ke Parangtritis

Bidang pariwisata mempunyai peranan sangat strategis untuk menunjang pembangunan perekonomian. Pengembangan potensi obyek wisata perlu dilakukan untuk menarik wisatawan. Pengembangan potensi obyek wisata sudah dilakukan di Desa Parangtritis. Potensi Sumber Daya Alam digali dan diidentifikasi untuk menciptakan obyek wisata yang mempunyai daya tarik wisata. Ada beberapa obyek wisata menarik di Desa Parangtritis, mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata keagamaan, wisata sejarah, wisata kuliner dan wisata edukasi.

 1. Pantai Parangtritis

Desa Parangtritis berada pada daerah pesisir Kabupaten Bantul. Salah satu pantai yang sangat popular di Kabupaten Bantul adalah Pantai Parangtritis. Pantai Parangtritis sudah dikenal luas sejak zaman penjajahan Belanda. Dukungan dari Pemerintah Daerah dan warga setempat membuat Pantai Parangtritis ini semakin berkembang. Perkembangan wisata Pantai Parangtritis bisa dilihat jumlah wisatawan yang bertambah dan terus dilakukannya perbaikan sarana dan prasarana. Sarana dan prasana tersedia lengkap yaitu terdapat beberapa lahan parkir yang luas, tempat ibadah, penginapan, resto dan kios-kios yang menjajakan berbagai makanan atau souvenir khas pesisir.

2. Pantai Parangkusumo

Pantai Parangkusumo terletak di sebelah barat Pantai Parangtritis. Pantai Parangkusumo menjadi salah satu tujuan wisata alam dan budaya. Mitos yang berkembang di masyarakat menceritakan bahwa Parangkusumo adalah tempat bertemunya Raja Mataram dengan Kanjeng Ratu Kidul atau Ratu Pantai Selatan. Mitos tersebut menjadikan Pantai Parangkusumo sering digunakan sebagai tempat melakukan ritual-ritual budaya. Salah satu ritual yang dilakukan di Pantai Parangkusumo adalah labuhan. Labuhan adalah upacara adat yang bertujuan memohonkan keselamatan Kanjeng Sri Sultan, Kraton Yogyakarta dan rakyat Yogyakarta.

3. Pantai Pelangi

Pantai Pelangi terletak diantara Pantai Parangkusumo dan Pantai Depok. Sebelumnya Pantai Pelangi ini adalah TPHL (tempat Pelelangan Hasil Laut), namun TPHL tidak berjalan dengan baik. Hingga akhirnya TPHL diganti nama dan fungsi menjadi Pantai Pelangi sebagain tempat konservasi penyu.

4. Pantai Cemara Sewu

Pariwisata di Desa Parangtritis terus berkembang, masyarakat berlomba-lomba untuk memajukan wisata unggulan masing-masing. Wisata baru yang mulai dikembangkan di Desa Parangtritis adalah Pantai Cemara Sewu. Wisata Pantai Cemara Sewu dikelola oleh warga Dusun Grogol VII. Pantai Cemara Sewu terletak diantara Pantai Pelangi dan Pantai Parangkusumo. Pantai ini dinamakan cemara sewu karena terdapat banyak pohon cemara udang yang berfungsi untuk menahan abrasi dan deflasi.

5. Pantai Depok

Pantai Depok menjadi tempat favorit bagi pecinta wisata kuliner. Di sini, wisatawan dapat menikmati berbagai macam olahan hasil laut, seperti peyek undur-undur laut, peyek grinting, keripik rumput laut dan masakan ikan lainnya. Fasilitas wisata yang ada di Pantai Depok adalah parkiran yang luas, tempat ibadah, kolam renang, penyewaan ATV dan kios-kios yang menjual asksesoris khas pesisir. Di sebelah timur Pantai Depok terdapat Landasan FASI DIY. Setiap tahunnya diadakan acara Jogja Air Show di Landasan FASI ini, kegiatan ini dapat menarik wisatawan untuk berkunjung.

6. Gumuk Pasir Barchan

Gumuk pasir barkhan merupakan salah satu fenomena alam yang sangat menarik dan langka. Gumuk pasir barkhan berbentuk seperti gundukan yang menyerupai bulan sabit terbalik. Keberadaan gumuk pasir barkhan hanya ada dua di Dunia. Saat ini gumuk pasir barkhan telah ditetapkan menjadi kawasan geo-heritage yang keberadaannya harus dilestarikan.

7. Sandboarding

Adanya gumuk pasir yang berada di Parangkusumo dimanfaatkan oleh karang taruna Grogol IX untuk mengembangkan potensi pariwisata lebih lebih menarik. Sehingga akan lebih banyak pengunjung yang datang. Dari mulai tempat parkir, menyewakan papan seluncur dan memandu pengunjung dikoordinir oleh karang taruna.

8. Gardu Action

Berawal dari pengelolaan sampah menjadi pernak-pernik oleh salah seorang warga Grogol VIII gardu action menjadi sangat menarik. Tempat wisata ini pengunjung tidak hanya sekedar foto/selfie tetapi bias belajar bagaimana mengelola sampah dengan baik dan benar.

9. Cepuri

Lokasi Cepuri berada di sisi barat Pantai Parangtritis. Cepuri Parangkusumo merupakan pagar tembok keliling dengan banyak lubang di tengah dinding temboknya yang dibuat berjajar dengan ukuran lubang sekitar 40 cm x 12 cm, dengan ketebalan dinding tembok sekitar 20 cm. Di dalam cepuri tersebut terdapat dua buah batu (batu karang) di tengah hamparan pasir pantai. Dua buah batu inilah yang menjadi pusat dibangunnya cepuri atau pagar tembok. Sebuah batu karang yang terletak di sisi belakang (dekat tembok belakang) berukuran lebih besar daripada batu karang yang terletak di sisi selatan (depannya) yang dalam lingkupan tembok cepuri menjadi berada di bagian tengah. Kedua batu karang tersebut populer dengan nama Sela Gilang.

10. Pemandian air panas (Parang Wedang)

Pemandian air panas Parang Wedang ini terletak tidak jauh dari pantai Parangtritis. Menurut sejarah pemandian ini ada sejak Sri Sultan Hamengkubuwono VI. Pemandian ini memiliki tiga sumber mata air yang masing-masing kedalamannya 10 meter. Pemandian Parang Wedang ini memiliki luas sekitar 1140 m2, memiliki kolam penampungan air panas berukuran 9 m x 8 m, kamar mandi air hangat 6 buah.

11. Makam Syeh Maulana Mahribi

Syekh Maulana Maghribi (Sunan Gresik) merupakan salah satu dari Wali Songo penyebar Agama Islam yang pertama di Tanah Jawa. Jasad Syeh Maulana Magribi disemayamkan di banyak tempat seperti Cirebon, Jatinon, Klaten dan Gresik. Tidak ada informasi detail dimana sebenarnya Syeh Maulana Magribi dimakamkan, sebagian orang menganggap beberapa diantaranya adalah petilasan, tempat dimana ia pernah tinggal untuk sementara. Salah satu lokasinya ada di Parangtritis. Petilasan ini sering dikunjungi oleh wisatawan yang hendak melakukan ziarah kubur.

12. Laguna Depok

Laguna Depok merupakan salah satu oyek wisata yang terdapat di Desa Parangtritis. Tempat ini sering dimanfaatkan untuk Festifal Peh Cun yaitu lomba balap perahu naga (tradisi China). Sehari-hari kawasan ini ramai dikunjungi oleh masyarakat yang hobby memancing karena daerah Laguna Depok mempunyai potensi ikan yang cukup besar.

14. Makam Syekh Belabelu dan Syekh Damiaking

Makam Syeh Belabelu merupakan wisata religi lain yang berada di Desa Parangtritis. Kawasan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan pada hari libur nasional maupun akhir pecan. Menurut cerita, Syeh Belabelu merupakan murid dari Panembahan Selohening, yang telah masuk Islam terlebih dahulu setelah beliau kalah dalam berdebat dan beradu ilmu dengan Syekh Maulana Maghribi.

15. Watu Lumbung

Watu Lumbung merupakan salah satu obyek wisata yang terdapat di perbukitan karst sebelah barat Desa Parangtritis. Wisata Watu Lumbung menyuguhkan pemandangan yang klasik dan menarik. View dari Watu Lumbung menyuguhkan pemandangan Desa Parangtritis dan Jembatan Kretek. Lokasi Watu Lumbung merupakan wisata edukatif dimana pengunjung bisa membaca-baca buku di perpustakaan di Watu Lumbung. Desain kawasan Watu Lumbung sangat menarik karena terbuat dari kayu dengan ornament yang cantik dan menarik.