Jumlah penduduk di Desa Parangtritis memiliki kecenderungan mengalami peningkatan sejak tahun 2011 hingga 2015 (Tabel 2). Peningkatan ini juga terjadi berbanding lurus dengan komposisi jenis kelamin penduduk antara laki-laki dengan perempuan yang ada di Desa Parangtritis. Apabila jumlah penduduk antara laki-laki dan perempuan dibandingkan, maka akan didapatkan nilai sex rasio. Pada umumnya, nilai sex ratio adalah kurang dari 100 karena angka harapan hidup perempuan lebih tinggi ketimbang laki-laki. Oleh karena itu, sex ratio sering digunakan untuk mengetahui indikator demografi untuk mengecek ketidaksesuaian kondisi yang ada di lapangan. Ketidaksesuaian itu dapat diketahui melalui perubahan sex ratio di tahun-tahun sebelumnya dan dapat diketahui penyebabnya dari perubahan angka kelahiran, kematian, atau migrasi. Perubahan ini menjadi penting untuk diketahui karena menjadi penentu kebijakan dalam kependudukan di masa yang akan datang. Dalam hal ini, sex ratio yang ada di Desa Parangtritis dikatakan normal. Komposisi mata pencaharian penduduk di Desa Parangtritis dapat dilihat di Tabel 3. Mata pencaharian di Desa Parangtritis didominasi oleh petani sebanyak 41,42%, disusul oleh wirausaha (15,98%) dan buruh tani (15,72%). Dominasi ketiga mata pencaharian ini mencakup hampir tiga per empat dari total jumlah penduduk di Desa Parangtritis atau 72,12%.

penduduk