Desa Parangtritis merupakan terletak di wilayah kepesisiran Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Parangtritis berasal dari dua suku kata dalam Bahasa Jawa yaitu ‘parang’ dan ‘tritis’. Kata ‘parang’ berarti ‘batu’ dan ‘tritis’ berarti ‘tetesan air’. Nama ‘Parangtritis’ diambil dari adanya kenampakan air yang muncul dari bebatuan dan kemudian mengalir menuruni lereng yang curam di wilayah kepesisiran Kabupaten Bantul. Air tersebut kemudian dibendung dan dibuat pemandian atau kolam renang dengan nama ‘Parangtritis’. Selanjutnya nama Parangtritis digunakan sebagai nama desa setempat (Dinas PUP-ESDM Pemda DIY, 2014).

Desa Parangtritis berada di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Batas administrasi Desa Parangtritis sebelah utara adalah Desa Donotirto. Batas sebelah selatan adalah Samudra Hindia. Baras sebelah barat adalah Desa Tirtohargo. Batas sebelah timur adalah Desa Seloharjo atau Desa Girijati seperti yang ada di Gambar 1. Dahulu, Desa Parangtritis terbagi menjadi dua desa, yaitu Desa Sono dan Desa Grogol. Kedua desa tersebut kemudian bergabung menjadi Desa Parangtritis pada tahun 1946. Semenjak penggabungan tersebut telah terjadi empat kali penggantian Kepala Desa Parangtritis. Desa Parangtritis terdiri dari sebelas dusun yaitu Dusun Bungkus, Depok, Duwuran, Grogol VII, Grogol VIII, Grogol IX, Grogol X, Kretek, Mancingan, Samiran, dan Sono.

Peta Citra Desa Parangtritis

Gambar 1. Peta Citra Desa Parangtritis